
Teungku Chik di Tiro
Teungku Chik di Tiro Muhammad Saman lahir di Tiro, Pidie, pada 1 Januari 1836. Ia merupakan seorang ulama Aceh yang berjuang melawan penjajah Belanda. Ia adalah tokoh yang kembali menggairahkan Perang Aceh pada tahun 1881 setelah menurunnya kegiatan penyerangan terhadap Belanda.
Teungku Chik di Tiro membangkitkan semangat perlawanan rakyat Aceh dengan berjihad dalam Prang Sabi. Ia gugur pada Januari 1891 di Aneuk Galong, Aceh Besar. Makamnya terletak di Manggra, Indrapuri, Aceh Besar.
Teungku Chik di Tiro diangkat sebagai Pahlawan Nasional dengan Surat Keputusan Presiden Nomor 087/TK/Tahun 1973 tertanggal 6 November 1973.
Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
Teuku Muhammad Hasan
Teuku Muhammad Hasan lahir di Pidie, Aceh, pada 4 April 1906. Ia merupakan Gubernur Wilayah Sumatra pertama setelah Indonesia merdeka tahun 1945. Pada 7 Agustus 1945, Teuku
Teuku Nyak Arif
Teuku Nyak Arief lahir di Ulee Lheue, Banda Aceh, pada 17 Juli 1899. Ia pernah menjadi Residen Aceh, pada tanggal 3 Oktober 1945 dengan surat ketetapan No. 1/X dari Gubernur Sumatr
Cut Nyak Mutia
ut Nyak Mutia adalah seorang pejuang perempuan pada masa Kesultanan Aceh Darussalam. Ia lahir di Keureutoe, Aceh Utara, pada 15 Februari 1870. Pada masa hidupnya, Cut Meutia berjuang
Teuku Umar
Teuku Umar lahir di Meulaboh, tahun 1854. Ia merupakan suami dari Cut Nyak Dhien. Ia punya strategi perang gerilya yang sangat ditakuti musuh. Teuku Umar pernah berpura-pura bekerjasa
Cut Nyak Dhien
Cut Nyak Dhien lahir di Lampadang, Aceh Besar, pada 1848. Ia adalah istri dari Teuku Umar, yang juga Pahlawan Nasional asal Aceh. Mereka dikenal sebagai suami istri yang tangguh melaw
Laksamana Malahayati
Bernama asli Keumala Hayati, Laksamana Malahayati adalah seorang perempuan pejuang pada masa Kesultanan Aceh Darussalam. Pada tahun 1585–1604, dia memegang jabatan Kepala Barisan
Sultan Iskandar Muda
Paduka Seri Sultan Iskandar Muda Mahkota Alam atau Sultan Iskandar Muda lahir tahun 1583 di Bandar Aceh Darussalam. Semasa ia menjadi sultan, Kesultanan Aceh Darussalam mencapai puncak